Tentang Ida

Gambar Ida Bio
tanda-bulan-4

Penjaga Arus Kuno

Ida Pandita Dukuh Celagi Dhaksa Dharma Kirti

Dalam nafas yang tenang di antara lonceng pura dan ombak lautan, berjalanlah Ida Pandita DukuhCelagi Dhaksa Dharma Kirti-seorang penjaga spiritual yang jalannya diterangi oleh api abadi Bhaerawa Dharma.
Lahir pada tanggal 19 Septemberth 1967 Dengan nafas suci pulau ini dan bisikan para leluhurnya, ia membawa kebijaksanaan dari kerajaan-kerajaan lama ke dalam jantung masa kini, menenun keberanian, pengabdian, dan kasih sayang ke dalam setiap langkahnya.

Bagi dunia, beliau adalah pendiri dan pemandu Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa-Namun gelarnya yang sebenarnya adalah Sevaka Dharma, pelayan Sang Jalan yang rendah hati. Di tangannya, nama yang disalahpahami dari Bhaerawa dicuci bersih, terungkap bukan sebagai jalan bayangan ketakutan, tetapi sebagai Ajaran Cinta Kasih - Ajaran Cinta Kasih. Di sini, kekuatan yang paling dahsyat muncul dari kelembutan, dan penguasaan terdalam muncul dari pelayanan tanpa pamrih.

Melalui perputaran bulan dan matahari, ia telah menuntun banyak jiwa menuju ambang batas suci-melalui pawintenan inisiasi, pujawali perayaan, dan dharma tulapertemuan di mana kebijaksanaan mengalir seperti air suci. Di Pasraman Sri Taman Ksetra di Klungkung, di bawah pengawasan para dewa dan gunung-gunung yang sabar, suaranya menjadi doa dan pengajaran, membangkitkan ingatan akan siapa kita sebenarnya.

Namun, jangkauannya mengalir melampaui kuil-kuil. Di ruang penjara yang sunyi, ia menabur benih-benih transformasi, melihat bukan narapidana tetapi para peziarah dalam perjalanan pulang. Dalam setiap jiwa, ia melihat nyala api yang sama - terkadang tersembunyi, namun tidak pernah padam.

Bukunya yang berjudul "Bhaerawa adalah Jalanku"-"Bhaerawa adalah Jalan-Ku"-adalah kesaksian sekaligus peta, sebuah mercusuar bagi mereka yang ingin mengubah rasa takut menjadi keberanian, kekacauan menjadi keharmonisan, dan keterasingan menjadi pelukan hangat komunitas.

Untuk bertemu Ida Dukuh Celagi adalah berdiri di hadapan sungai cahaya kuno - yang membawa kenangan akan pegunungan, aroma dupa, nyanyian lautan. Dan di hadapannya, hati mengingat: kekuatan sejati adalah cinta dalam tindakan, dan kebijaksanaan sejati adalah pelayanan tanpa akhir.

 

 

Ida Dukuh Celagi

© 2025. Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. Bhaerawa.com